WELCOME TO

DARUS-SUNNAH INTERNATIONAL INSTITUTE

FOR HADITH SCIENCES

Darus-Sunnah International Institute for Hadith Sciences is an Islamic Higher Education Institute, giving special teaching about Hadith and its related sciences. It was founded in 1418 H/1997 M by the Indonesian Hadith Servant Prof. Dr. KH. Ali Mustafa Yaqub, MA. The School located in Ciputat, near the State Islamic University of Syarif Hidayatullah Jakarta Indonesia.

After 21 years, more than 350 students have gratuated from Darus-Sunnah with a Bachelor or License Degree in Hadith Sciences. Some of the gratuated were sent to Papua, Malaysia, and the USA to perform Islamic Da’wah.

For the last 17 years, studying in Darus-Sunnah was free of charge, but since 2014, the students must pay a school fee and building donation (waqf/endowment). At The same year, Darus-Sunnah applied Arabic and English as languages for its education activity.

For more information please contact the Admission Committee for New Students

Jakarta, Jumadil Awwal, 16    1440 AH

February, 19    2019 AD

Zia Ul Haramein, Lc.

Khadim Ma’had of Darus-Sunnah

PENDAHULUAN

Pembelajaran dan pengkajian ilmu hadis di Indonesia terhitung masih sangat jarang dan lemah. Salah satu konsekuensinya adalah maraknya penyebutan kutipan-kutipan ataupun dalil-dalil dari hadis palsu di masyarakat. Sebagaimana diketahui bahwa sosok muhaddits secara literer belum ditemui di Indonesia. Hadis merupakan sumber hukum Islam kedua, oleh karena itu dibutuhkan sosok yang mampu memberikan pemahaman tentang hadis secara tepat, sebagaimana Al Quran perlu disampaikan pula dengan benar di masyarakat. Berdasarkan keadaan itu, pada 1997 M/ 1418 H Prof. Dr. KH. Ali Mustafa Yaqub, MA. mendirikan Darus-Sunnah di Ciputat, berdekatan dengan lokasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, serta membuka pula Darus-Sunnah Malaysia pada 2010 M/1432 H.

TUJUAN

Tujuan didirikannya Pesantren ini adalah menyiapkan generasi yang memahami agama Islam dengan benar sebagaimana yang diamalkan salafus shalih. Pesantren ini juga mengembangkan dan menyebarkan hadis serta ilmunya, baik dalam studi maupun pengamalan.

BIAYA PENDIDIKAN DAN ASRAMA

Sebelumnya, pendidikan mahasantri di Darus-Sunnah tidak dipungut biaya. Namun sejak tahun 2014, setiap mahasantri dikenakan biaya sumbangan biaya pendidikan (SPP) dan pembayaran donasi wakaf untuk pembangunan pesantren. Untuk informasi mengenai perincian biaya, silakan hubungi panitia Seleksi Penerimaan Mahasantri Baru (SPMB) Darus-Sunnah

ASRAMA MAHASANTRI

Setiap mahasantri diwajibkan untuk tinggal di asrama pesantren selama masa pendidikan di Darus-Sunnah. Asrama serta kelas yang terpisah untuk mahasantri putra dan putri

PERATURAN DAN WAKTU PEMBELAJARAN

Sistem pembelajaran di Darus-Sunnah mengombinasikan antara sistem pendidikan pesantren dan perguruan tinggi, juga antara praksis pengamalan dan budaya kajian pemikiran. Masa pendidikan terhitung 4 tahun/8 semester setingkat sarjana dan mendapat predikat lulusan License (Lc.). Waktu pembelajaran terbagi 2, yaitu pengajian pagi pukul 05.00 (ba’da Subuh) – 06.30 dan pengajian malam pukul 20.00 (ba’da Isya’) – 21.30.

EKSTRAKULIKULER MAHASANTRI

Darus-Sunnah International Institute for Hadith Sciences selain mengadakan pembelajaran, juga memiliki organisasi sebagai wadah pengembangan minat dan bakat mahasantri, yakni sebagai berikut:

  1. IMDAR (Ikatan Mahasantri Darus-Sunnah) Putra dan Putri
  2. Lembaga Tahfizh Al Quran “Al Itqon”
  3. Lembaga Pers Mahasantri (LPM) NABAWI
  4. Lembaga Kajian dan Riset RASIONALIKA
  5. Sistem Informasi Darus-Sunnah (SIDS)
  6. Perpustakan Ma’had Darus-Sunnah (PMD)
  7. Koperasi Usaha Darus-Sunnah (KUDS)

BAHASA PENGANTAR PEMBELAJARAN

Pengantar pengajaran dan pembelajaran di Darus-Sunnah menggunakan bahasa arab dan bahasa inggris. Satu minggu menggunakan bahasa arab dan satu minggu menggunakan bahasa inggris.

PENGAJAR DARUS-SUNNAH

Darus-Sunnah International Institute for Hadith Sciences berada di bawah naungan Yayasan Wakaf Darus-Sunnah. Dewan pengajar di Darus-Sunnah adalah alumni perguruan tinggi ternama juga dari luar negeri. Antara lain:

  1. H. Zia Ul Haramain Ali Mustafa, Lc. (Lulusan Universitas Islam Madinah)
  2. Dr. Muhbib Abdul Wahab, MA. ( Pakar Linguistik)
  3. Dr. H. Muhammad Shofin Sugito, MA. (Lulusan Universitas Sidi Muhammed Ben Abdellah di kota Fes Maroko)
  4. Dr. Andi Rahman, Lc., MA. (Dekan Fakultas Ushuluddin IPTIQ Jakarta)
  5. Dr. Arrazy Hasyim, Lc., MA. (Dosen Pascasarjana IIQ Jakarta dan Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
  6. Dr. Ahmad Ubaidi Hasbillah, Lc., MA. (Kepala Jurusan Ilmu Hadis IPTIQ Jakarta)
  7. Muhammad Ali Al-Hudaibi, Lc., MA. (Lulusan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)